Laman

Jumat, 17 Desember 2010

TIDURLAH PUTRIKU

tidurlah putriku...malam ini tlah larut
bunda disini menjagamu
memandang lelapmu penuh cinta penuh syukur
bunda disini mendampingimu


tidurlah putriku...sambut mimpimu hingga fajar esok tiba
dan akan kau temukan senyum bunda seperti kemarin
menyayangimu penuh cinta
mengasihimu penuh jiwa raga


tidurlah putriku...belahan hatiku
engkau adalah warisan terindah
yang ditulis Allah dengan cara yang bunda tak pernah bayangkan dulu
bermula saat seorang lelaki sholeh datang ke rumah
dan bermaksud mempersunting bunda
meski mulanya bunda menolak,
sebab wajahnya tidak setampan harap bunda
pakaiannya juga tampak sederhana
"orang miskin!" jerit bunda kala itu
tapi papa mama malah menerimanya
mereka bilang pada bunda
melihat laki-laki ini jauh-jauh hari sebelumnya
dalam mimpi-mimpi indah sebagai isyarat langit
lalu sebuah nasehat nenek turut menyadarkan bunda,
"cucuku, bukan orang yg kau cintai yg penting.
Tapi orang yg benar-benar mencintaimu karena Allah itu yg penting."
dan bunda pun menjadi istrinya
lalu engkau pun hadir putriku tersayang
kuingat ini setiap mengecup keningmu


tidurlah putriku...sahabat terindahku
kelak saat kau tumbuh dewasa dan bertanya
akan kujawab tanyamu dimana ayahmu berada
meski terdengar pedih
bunda harus menyampaikan ini semua padamu
bahwa ayahmu gugur di medan perang
membela rumah Allah dari serbuan kaum kuffar
dan itu sudah lama dicita-citakannya
pesannya pada bunda,
"Istriku tercinta,
Aku mencintaimu tapi jangan cintai aku
Cintailah Allah dan buah hati kita saja
Aku hanya melakukan tugasku padamu
Hingga tiba masa aku pulang
dan engkau berdua kutunggu di taman yang indah
dimana taman aneka bunga bermekaran sangat-sangat indahnya
sungai khamr halal diminum dan penuh kesukaan
aku menunggumu dan didik putri kita
agar dia tetap ada di jalan Allah..."


Tidurlah putriku...cintaku
engkaulah kerinduan tersayang
hingga akhir nafasku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar