Laman

Jumat, 15 Oktober 2010

INSOMNIA

I never thought that I'd fall in love, love, love, love

But it grew from a simple crush, crush, crush, crush

Being without you girl, I was all messed up, up, up, up

When you walked out, said that you'd had enough-nough-nough-nough

Been a fool, girl I know

Didn't expect this is how things would go

Maybe in time, you'll change your mind

Now looking back i wish i could rewind

Because i can't sleep til you're next to me

No i can't live without you no more

Oh i stay up til you're next to me

Til this house feels like it did before

Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

Remember telling my boys that I'd never fall in love, love, love, love

You used to think I'd never find a girl I could trust, trust, trust, trust

And then you walked into my life and it was all about us, us, us, us

But now I'm sitting here thinking I messed the whole thing up, up, up, up

Been a fool (fool), girl I know (know)

Didn't expect this is how things would go

Maybe in time (time), you'll change your mind (mind)

Now looking back i wish i could rewind

Because i can't sleep til you're next to me

No i can't live without you no more (without you no more)

Oh i stay up til you're next to me (to me)

Til this house feels like it did before (Because it)

Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

Feels like insomnia ah ah (Ah), Feels like insomnia ah ah

Ah, i just can't go to sleep

Cause it feels like I've fallen for you

It's getting way too deep

And i know that it's love because

I can't sleep til you're next to me

No i can't live without you no more (without you no more)

Oh i stay up til you're next to me (to me)

Til this house feels like it did before

Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah

Feels like insomnia ah ah, Feels like insomnia ah ah


For The Rest Of my Life

For The Rest Of my Life

I praise Allah for sending me you my love

You found me home and sail with me

And I`m here with you

Now let me let you know

You`ve opened my heart

I was always thinking that love was wrong

But everything was changed when you came along

OOOOO

And theres a couple words I want to say

Chorus:

For the rest of my life

I`ll be with you

I`ll stay by your side honest and true

Till the end of my time

I`ll be loving you.loving you

For the rest of my life

Thru days and night

I`ll thank Allah for open my eyes

Now and forever I…I`ll be there for you

I know that deep in my heart

I feel so blessed when I think of you

And I ask Allah to bless all we do

You`re my wife and my friend and my strength

And I pray we`re together eternally

Now I find myself so strong

Everything changed when you came along

OOOO

And theres a couple word I want to say

*Repeat Chorus

I know that deep in my heart now that you`re here

Infront of me I strongly feel love

And I have no doubt

And I`m singing loud that I`ll love you eternally

*Repeat Chorus

I know that deep in my heart..

chaand sifarish

hmm hmm hmm hmmm la la la

hey hey hey hey ah ha

subhaan allaah subhaan allah subhaan allah

subhaan allaah subhaan allah subhaan allah

valle valle

valle valle

valle valle

chaand sifarish jo karta hamari deta woh tumko bata

sharm-o-haya pe parde gira ke karni hain hamko khata

zidd hain ab toh hain khud ko mitana hona hain tujhmein fanaa

chaand sifarish jo karta hamari deta woh tumko bata

sharm-o-haya pe parde gira ke karni hain hamko khata

valle vallevalle valle

teri adaa bhi hain jhonke wali chhu ke gujar jaane de

teri lachak hain ke jaise daali dil mein utar jaane de

aaja baahon mein karke bahana hona hain tujhmein fana

achaand sifarish jo karta hamari deta woh tumko bata

sharm-o-haya pe parde gira ke karni hain hamko khata

subhaan allaah subhaan allah subhaan allah

subhaan allaah subhaan allah subhaan allah

hain jo iraaden bata doon tumko sharma hi jaaogi tum

dhadakanen jo suna doon tumko ghabraa hi jaaogi tum

hamko aata nahi hain chhupana hona hain tujhmein fanaa

chaand sifarish jo karta hamari deta woh tumko bata

sharm-o-haya pe parde gira ke karni hain hamko khata

zidd hain ab toh hain khud ko mitana hona hain tujhmein fanaa

Sebuah kado terindah teruntuk ibu, di hari IBU

Ibu, tidak banyak yang dapat ananda beri..

Ibu, tidak banyak yang dapat ananda ucapkan..

Setitik peluh yang keluar dari kulitmu..

Setetes asa yang melambung tinggi diangkasa..

Satuhal yang dapat ananda katakan, terima kasih Ibu..

Teringat ketika kecil dahulu..

Tangan halusmu membelai keningku..

Kecupan bibirmu menenangkan hatiku..

Tangan-tangan yang lembut mengusap airmataku..

Satu tekad dalam hati, Ibu ananda kan menjagamu...

Dikala malam menampakkan selimutnya..

Dikala surya menghamparkan auranya..

Sinar hatimu tidak akan pernah redung walaupun malam kan datang..

Naungan jiwamu tak akan pernah layu, walau panas menghadang..

Satu janji dalam hati, Ibu aku kan membanggakanmu..

Tak pernah menyerah..

Tak pernah putus asa..

Tak pernah sedikitpun mengeluh..

Kau selalu tegar dan tabah..

Tuhan, maafkanlah segala dosa kedua orang tuaku..

Ampunilah segala kesalahan mereka..

Begitu besar jasa dan pengorbanan mereka untukku..

Aku tahu, tak mungkin aku membalas jasa dan pengorbananya..

Sampai kapanpun..

Saat ini dan selamanya..

Ku ingin katakan padamu ibu, Aku Sayang Ibu

(Sebuah kado terindah teruntuk ibu, di hari IBU)

Hati-hati dengan HATI

Seorang pria telungkup di tengah lapangan yang luas di bawah teriknya sinar matahari, dengan tas disampingnya. Lalu segerombolan orang menghampiri dan memeriksa keadaan pria tersebut. Meninggal, kata salah satu orang gerombolan tersebut. Mereka kemudian sepakat membuka tas disamping pria itu dan mencari tahu apa yang sebenarnya yang terjadi. Ternyata mereka semua berpikiran sama, andai tas itu terbuka sesaat sebelumnya, maka pria tersebut mungkin tidak meninggal dalam keadaan seperti ini.

Apakah isi tas itu?? Hayo apa ayoo? Ternyata isi tas itu adalah parasut. Parasut itu gagal terbuka pada saat si pria melakukan terjun payung. Memang sangat menyedihkan dan naas. Parasut jadi penentu keselamatan jiwa para penerjun payung. Dan...begitu jugalah hati kita. Hati hanya akan berfungsi jika dalam keadaan terbuka, open heart-lah istilahnya gitu. Hati akan menjadi penyelamat. Kita akan menyerap petunjuk lebih mudah, menerima hidayah lebih mudah dan berprilaku lebih mulia. Jangan biarkan hati tertutup dengan butir-butiran kotoran hati, yang akan kian menebal jika tidak segera dibersihkan. Karena pada keadaan tertentu, kotoran hati tidak dapat dibersihkan dengan hanya sekali-dua kali kilapan 'wing porselen'!! Kotoran hati tersebut sudah menjadi bagian dari prilaku dan sikap keseharian manusia.

Oleh karena itu :

"Perhatikanlah hatimu karena ia akan menjadi fikiranmu

Perhatikanlah fikiranmu karena ia akan menjadi perkataanmu

Perhatikanlah perkataanmu karena ia akan menjadi perbuatanmu

Perhatikanlah perbuatanmu karena ia akan menjadi kebiasaanmu

Perhatikanlah kebiasaanmu karena ia akan menjadi karaktermu

Dan Perhatikanlah karaktermu karena ia akan menjadi lintasan hatimu"

Semuanya kembali kediri kita masing-masing. Tanyakan pada diri sendiri apa yang akan terlintas dalam hati kita pada saat ini, saat itu, dalam keadaan ini, dan jika berada dalam keadaan itu. Karena kalau bukan diri sendiri yang bertanya lalu siapa lagi.......??? Masa harus orang lain..hehe

'just try to do better'

5 Syarat berbuat MAKSIAT

Ini adalah kisah nyata dan Mungkin kisah ini bisa memberi pencerahan kepada kita semua. Karena tidak ada manusia yang sempurna yang luput dari dosa2..

Suatu hari datang seorang lelaki kepada Ibrahim ibn Adham. lelaki itu minta nasehat karena dirinya selalu tidak bisa mengendalikan dirinya kalau ingin berbuat maksiat.

Ibrahim ibn Adham berkata kepada orang tersebut :

" Kalau jiwamu mengajakmu untuk berbuat maksiat silahkan kerjakan saja tapi dengan 5 Syarat..


1. Kalau kamu ingin berbuat maksiat maka carilah tempat dimana Allah SWT tidak bisa melihat perbuatanmu itu.

Lelaki itu berkata : " Maha Suci Allah,, bagaimana mungkin aku bersembunyi dari Allah SWT sedangkan Dia Maha Melihat yang nampak maupun yang tidak. "

Ibrahim ibn Ahan berkata : "Maha suci Allah... Apakah kamu tidak malu berbuat maksiat sedang Allah melihatmu? "

Lelaki itu terdiam...dan berkata, apa lagi ?


2. Jika kamu ingin berbuat maksiat kepada Allah SWT, jangan berbuat di atas bumi-Nya.

Lelaki itu menjawab : " Maha suci Allah, bagaimana aku bisa mencarinya, bukankah semua alam semesta dan isinya adalah miliknya? "

Ibrahim berkata : " Apakah kamu tidak malu berbuat maksiat kepada Allah sedangkan kamu tinggal di atas bumi-Nya. "

Lelaki itu menjawab, apa lagi?


3. KAlau kamu ingin berbuat maksiat kepada Allah jangan makan dari Rizqi-Nya.

Lelaki itu menjawab : " Maha suci Allah... Bagaimana aku bisa hidup sedangkan semua nikmat berasl dari Allah. "

Ibrahim berkata " Apakah kamu tidak malu berbuat maksiat kepada Allah sedangkan Dia yang memberimu makan dan minum serta menjaga kekuatanmu? "


4. Jika kamu ingin berbuat maksiat kepada Allah, kemudian kamu digiring oleh malaikat ke api neraka maka kamu jangan mau dimasukkan keneraka.

Lelaki itu menjawab : " Maha Suci Allah, Apakah aku mempunyai kekuatan untuk menolak dimasukkan keneraka sedangkan aku digiring kesana? "


5. Jika Kamu nanti diakherat ditunjukkan catatan dosa2mu selama didunia, maka kamu jangan mengakuinya bahwa kamu yang melakukan perbuatan dosa tersebut. "

Lelaki itu berkata : " Maha suci Allah, Bagaimana aku bisa mengelaknya sedangkan semuanya telah ditulis dan dijaga oleh para malaikat. dan mulutku terkunci dan seluruh badan menjadi saksi dan berbicara mengakuinya...!! "

Kemudia lelaki itu pergi dengan sambil menangis sejadi2nya...

Pesan Orangtua untuk anaknya

"Jika Aku Tua.. "

Jika aku tua nanti, Mengertilah terhadapku,

Jika aku lupa cara mengikat sepatuku, Ingatlah saat ku dulu mengajarimu.

Kalau aku berulang-ulang mengatakan sesuatu,bersabarlah mendengarkanku.

Jangan memutus pembicaraanku, walau sudah bosan telingamu..

Jika aku seketika lupa pembicaraan kita, Berilah aku waktu untuk mengingatnya.

Bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asal kau ada mendengarkan disampingku.

Saat kau kecil aku harus mengulang cerita,

Yang telah beratus kali kubacakan agar kau tertidur dan gembira.

Jika aku tua nanti, rengkuhlah jemariku ini,beri aku perhatianmu yang tak pernah henti..

Kalau aku perlu kamu memandikanku, janganlah marah kepadaku,

Ingatlah, sewaktu kecil aku harus memakai seribu cara untuk membujukmu

Kalau aku tak paham informasi dan hal baru, janganlah mengejekku,

Ingatlah dahulu aku harus bersabar menjawab setiap "mengapa" darimu..

Jika nanti aku lemah dan tak sanggup berjalan lagi,

Ingatlah saat kau dulu belajar menapakkan kaki.

Ulurkanlah tanganmu yang masih kuat untuk memapahku,seperti saat aku dulu mendampingimu.

Kini, temani aku jalani sisa usiaku, Berikan kasih tulus mu,

Kan ku balas dengan rasa syukurku, serta cinta tak terhingga untukmu..

Jika aku tua nanti, Kelak kan tiba waktuku untuk pergi,

Panjatkanlah selalu doamu pada yang Maha Tinggi,

Karena permohonanmu kan melesat bagai cahaya menerangi dalam kuburku,..

Jangan kau tangisi dan ratapi aku dengan kesedihanmu,

Berdoa dan perbanyaklah amal baikmu.

Jadilah orang yang berbakti,

Isi hidup dengan hal yang berarti, agar kelak Dia kan mempertemukan kita kembali

Ditaman surgaNYA yang abadi..