Laman

Selasa, 14 Mei 2013

Ya Allah Aku Jatuh Cinta

Bila cinta menghampiriku. . .
Ku kan katakan padanya 'aku jatuh cinta'
Membiarkan perasaanku tenggelam dalam cinta. . .
Mengatakan pada dunia aku tlah mencinta. . .
 
Bila cinta menghampiriku. . .
Ku kan katakan cinta dengan hatiku
Agar ia merasakan betapa besar aku mencintanya. . .
 
Bila hidupku tlah terbelenggu dalam cintanya. . .
Ku ingin cinta itu ada padanya. . .
Ada dalam hembus nafasnya. . .
Mengalir bersama darahnya. . .
Berjalan pada setiap langkahnya. . .
 
Aku ingin memilikinya. . .
Menjadi seseorang yang halal menyentuhnya. . .
Menjadi seseorang yang beribadah saat menatapnya. . .
Menjadi seorang pujangga yang bertutur kata indah saat berbicara padanya. . .
 
Aku ingin memilikinya. . .
Memiliki dia. . .
Yang selalu tersenyum padaku dengan tatapan sendunya. . .
Yang menyebut namakku dengan mesranya. . .
Dan berujar cinta dengan lembutnya. . .
 
Ya Allah. . .
Aku Jatuh Cinta. . .
 
Padanya yang tak ku ketahui rupanya. . .
Padanya yang tak ku ketahui keberadaannya. . .
Padanya yang merupakan asal diriku. . .
Padanya yang akan menjadi pendamping, pembimbing dan pemimpinku ke surga-Mu. . .
 
Ya Allah . .
Aku jatuh cinta. . .
Makin lama cinta ini makin besar . . .
Tapi siapa, dan dimana dia?
 
Apa aku sudah bertemu dengannya, atau sekarang dia sedang berjalan menuju ku?
 
Ya Allah. . .
Aku jatuh cinta. . .
Pada mahluk-Mu yg Kau jadikan jodohku. . .
 
Ya Allah. . .
Segera lah beritahu aku, siapakah dia? Rasa cinta ini makin bertambah, bertambah dan terus bertambah. . .
Semoga terus bertambah hingga kami kekal di surga-Mu. . .
 
Ya Allah. . .
Aku Jatuh Cinta. . . .

Senin, 13 Mei 2013

Seorang Ibu yang Sekuat Seribu Laki-laki

Di sebuah masjid di perkampungan Mesir, suatu sore. Seorang guru mengaji sedang mengajarkan murid-muridnya membaca Al-Qur’an. Mereka duduk melingkar dan berkelompok. Tiba-tiba, masuk seorang anak kecil yang ingin bergabung di lingkaran mereka. Usianya kira-kira 9 tahun. Sebelum menempatkannya di kelompok, sang guru ingin tahu kemampuannya. Dengan senyumnya yang lembut, ia bertanya pada anak yang baru masuk itu, “Adakah surat yang kamu hapal dalam Al-Qur’an?” “Ya”, jawab anak itu singkat. 
“Kalau begitu, coba hafalkan salah satu surat dari Juz ‘Amma?” pinta sang guru. Anak itu lalu menghafalkan beberapa surat, fasih dan benar. Merasa anak tersebut punya kelebihan, guru itu bertanya lagi, “Apakah kamu juga hapal surat Tabaraka (Al-Mulk)?” “Ya”, jawabnya lagi, dan segera membacanya. Baik dan lancar. Guru itu pun terkagum-kagum dengan kemampuan hapalan si anak, meski usianya terlihat lebih belia ketimbang murid-muridnya yang ada. 

Dia pun coba bertanya lebih jauh, “Kamu hafal surat An-Nahl?” Ternyata anak itu pun menghapalnya dengan sangat lancar, sehingga kekagumannya semakin bertambah. Lalu dia pun mengujinya dengan surat-surat yang lebih panjang, “Apa kamu hapal surat Al-Baqarah?” anak itu kembali mengiyakan dan langsung membacanya tanpa sedikit pun kesalahan. Semakin pennasaran, dan ia ingin menutup rasa penasaran itu dengan pertanyaan terakhir, “Anakku, apakah kamu hapal Al-Qur’an?” “Ya”, tuturnya polos. 

Mendengar jawaban itu, seketika ia mengucap, “Subhanallah wa masyaallah, tabarakkallah.“ 

Di saat menjelang maghrib sebelum guru tersebut membubarkan anak-anak mengajinya, secara khusus ia berpesan kepada murid barunya, “Besok, kalau kamu datang kembali ke masjid ini, tolong ajak juga orang tuamu. Aku ingin berkenalan dengannya.” 

Esok harinya, anak itu kembali datang ke masjid. Kali ini ia bersama ayahnya, seperti pesan si guru ngaji kepadanya. Melihat ayah dari anak tersebut, sang guru bertambah penasaran karena sosoknya yang sama sekali tidak 
memberi kesan alim, terhormat dan pandai. Belum sempat dia bertanya, ayah si anak sudah menyapa keheranannya terlebih dahulu, “Aku tahu, mungkin Anda tidak percaya bahwa aku ini adalah ayah anak ini. Tapi rasa heran Anda akan aku jawab, bahwa di belakang anak ini ada seorang ibu yang kekuatannya sama dengan seribu laki-laki. Aku katakan pada Anda bahwa di rumah, aku masih punya tiga anak lagi yang semuanya hapal Al-Qur’an. Anak perempuanku yang terkecil berusia 4 tahun, dan sekarang sudah hapal juz ‘Amma.” 

“Bagaimana ibunya bisa melakukan itu?” tanya si guru tanpa bisa menyembunyikan kekagumannya. 

“Ibu mereka, ketika anak-anak itu sudah mulai bisa bicara, ia mulai pula membimbingnya menghapal Al-Qur’an, dan selalu memotivasi mereka melakukan itu. Tak pernah berhenti, dan tak pernah bosan. Dia selalu katakan pada mereka, “Siapa yang hapal lebih dulu, dialah yang menentukan menu makan malam kita malam ini,” “Siapa yang paling cepat mengulangi hapalannya, dialah yang berhak memilih kemana kita berlibur pekan depan,” dan “Siapa yang paling dulu mengkhatamkan hapalannya, dialah yang menentukan kemana kita jalan-jalan pada liburan nanti.” Itulah yang selalu dilakukan ibunya, sehingga terciptalah semangat bersaing dan berlomba di antara mereka untuk memperbanyak dan mengulang-ulang hapalan Al-Qur’an mereka,” jelas si ayah memuji istrinya. 

Sebuah keluarga biasa, yang melahirkan anak-anak yang luar biasa, karena energi seorang ibu yang luar biasa. 

Setiap kita, dan semua orang tua tentu bercita-cita anak-anaknya menjadi generasi yang shalih, cerdas dan membanggakan. Tetapi, tentu saja hal itu tidaklah mudah. Apalagi membentuk anak-anak itu mencintai dan menghapal Al-Qur’an. Butuh perjuangan. Perlu kekuatan. Mesti tekun dan bersabar melawan rasa letih dan susah, tanpa kenal batas. Maka wajar jika si ayah mengatakan, “Di belakang anak ini ada seorang ibu yang kekuatannya sama dengan seribu laki-laki.” 

Ya, perempuan yang telah melahirkan anak itu memang begitu kuat dan perkasa. Sebab membuat permulaan yang baik untuk kehidupan anak-anak, sekali lagi tidak mudah. Hanya orang-orang yang punya kemauan dan motivasi yang bisa melakukannya. Dan tentu saja modal pertamanya adalah keshalihan diri. Tidak ada yang lain.

Kurma dan Tauge

Kurma & Tauge adalah pohon yg punya karakter berlawanan. Di Timur Tengah, pohon kurma dibudidayakan dgn cari ditanam pada lubang pasir. Untuk menjaga biji kurma supaya tidak dihempaskan oleh badai dan angin gurun, maka di atas biji kurma diletakkan penindih yang berupa batu besar yg sangat berat. 

Ketika biji kurma mulai bertunas, ia tidak akan tergesa2 menyembulkan tunasnya ke permukaan tanah, tetapi ia akan menggerakkan akarnya untuk mencapai sumber air. Akar tsb menembus jauh ke dalam tanah, bhkn ada yg mencapai kedlman hingga 200m. 

Setelah akarnya mencapai sumber air & kokoh, berikutnya sang tunas tumbuh ke atas & sehingga mampu menghempaskan batu beban yg ada di atasnya. 

Ini berbeda sama sekali dgn tauge. Tauge bisa bertunas hanya dlm waktu kurang dr 1 minggu . akarnya sgt pendek & batangnya sgt lemah. Tidak mampu bertahan jika diterpa angin, pasir, kerikil2 kcl, apalagi batu besar. Ia akan musnah seketika. 

Kesuksesan sejati, diibaratkan spt pohon kurma. tidak bs diperoleh secara instan, butuh proses yang panjang; usaha yg keras, kegigihan, kesabaran, & ketekunan yang mgkn memakan wkt yg ckp lama. 

Kemauan untuk belajar & berproses akan menumbuhkan "akar" yg kuat dlm diri kita yg berupa karakter. Karakter yg kuat ini membuat kita mampu bertahan dlm keadaan apapun sehingga tiada sesuatupun yg mampu menghalangi kita untuk mencapai sukses; bahkan kita bs menghempaskan penghalang dgn mudah. 

Jika tidak sabar berproses maka hasil hanyalah angan-angan. Ada beberapa yang bisa mencapai suskses tanpa proses, tetapi jenis kesusksesan ini adalah kesuksesan ala tauge, tidak akan mampu bertahan. Orang jawa suka mengatakan
"MAN SHOBARO ZAFARO" Pepatah Arab mengatakan..

Minggu, 12 Mei 2013

Untukmu yang Jauh Disana

Untukmu yang jauh di sana,
Berdinding jarak dan waktu,
Berbatas ruang di antara kita.

Masihkah kau jaga hatimu untukku?
Masihkah terbesit kerinduanmu padaku?

Untukmu yang jauh di sana..
Ku harap kau selalu menjaga hatimu..
Seperti di sini aku menjaga hatiku..

Semoga cintamu padaNYA menjagamu dari angin-angin keburukan yang mampu membuatmu lalai akan perintahNYA..

Semoga kasihmu padaNYA membuatmu mampu bertahan dalam perpisahan yang panjang ini..

Jika aku di sini menanti, ku harap kau di sana menjaga..
Jika aku di sini berdoa, ku harap kau di sana setia..

Aku tak berharap di pertemukan denganmu..
Tapi aku meminta dipersatukan dalam cintaNYA..

Aku tak berharap kesempurnaanmu. .
Kerana aku ingin melengkapinya dengan kekuranganku..

YA ALLAH..
Satukan kami dalam naungan cintaMU..
Dan cintakan kami pada kebaikan..
Agar cinta kami dapat menyatu menjadi kebaikan..

YA ALLAH..
Satukan kekurangan kami dalam ridhaMU..
Agar kekurangan itu dapat melebur menjadi kesempurnaan..

YA ALLAH..
Yang kami inginkan hanyalah kesempurnaan cintaMU.. 
Karena hanya begitulah tidak akan ada rasa terluka dan kecewa pada akhirnya.. 

Jika kau... Maka aku bertanya...

Jika kau mencintaiku karena kecantikanku
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya
Kemudian aku bertanya
Saat kecantikan itu memudar ditempuh usia
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena sifatku yang ceria
Menjadi semangat yang menyala didalam hatimu
Kemudian aku bertanya
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka
Seberapa muram cintamu kan ada?

Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
Kemudian aku bertanya
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?

Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku
Membuatmu yakin pada putusanku
Kemudian aku bertanya
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?

Jika kau mencintaiku karena kemandirianku
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku
Kemudian Aku bertanya
Jika ditengah itu rasa manjaku tiba mnyeruak
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?

Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu
Kemudian aku bertanya
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai
Seberapa kuat cintamu bertahan?

Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?

Jika mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau menganlku
Kemudian aku bertanya
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?

Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya
Kemudian aku bertanya
Kala iman itu jatuh menurun
Seberapa berkuarng akhirnya cintamu padaku?

Jika kau mencintaiku karena
Ku telah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat
Kemudian aku bertanya
Pun hati ini tergoncang
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?

Andai sejuta alasan tak cukup
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku
Maka biar ku pinta alasan tetap bersama diriku
Maka ku pinta alasan tuk menjaga cinta ini…

Aku ingin kau cintai karena Allah..
karena Dia kan selalu ada tuk menjga
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
Karena cintaku berpulang padaNya.

Untuk dia yang ku ingin dia mencintaiku,
Kata yang ingin kuucap, kupegang dan kupertahankan, setelah walimatul ursy’.

Mengapa Menikah ?

Mengapa orang menikah?
Karena mereka jatuh cinta. 

Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? 
Apakah karna jatuh cinta? Bukan. 
Tapi karena mereka terus bangun cinta. 
Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa. 
Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup.

Mengapa jatuh cinta gampang? 
Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli thd keburukan pasangan kita.

Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yg bs ditutupi lg. Dgn interaksi 24 jam per hari 7 hari dlm seminggu, semua belang tersingkap..

Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dlm keadaan menyukai. 
Namun bangun cinta diperlukan dlm keadaan jengkel. Dlm keadaan jengkel, cinta bukan lg berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama2 mencari solusi yg dpt diterima semua pihak. Cinta yg dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada bbrp hal peka utk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex.. 
Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.

Syarat utk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. 
Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mrk bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tp neraka. 
Apakah kondisi ini bisa diperbaiki? 
Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat komitmen awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup.
 Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan??

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. 
Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.

Mau punya teman hidup? Jatuh cintalah. Tetapi sesudah itu bangunlah cinta.

Semoga sharing ini berguna bagi kita semua, yang membangun cinta

Aku hanya ingin cinta yang halal....

Entah apa yang kurasakan...
Salahkah aku merindukannya?
Merindukan seseorang yang belum halal untukku...
Tentu aku tau aku salah ya Allah..
Kadang aku bingung apa yang harus aku lakukan,,
Aku bercerita dengan ummi yang lebih paham tentang ini...

Ummi bilang "Justru dengan kesungguhkan kamu menahan rasa rindu ini, maka disitulah pengorbanannya... Mungkin memang sulit, tapi percayalah Allah sudah merencanakan rencana terbaik untukmu dan untuknya"

Aku merenung cukup lama...
Yah betul,, rasa sayang memang tidak salah...
Itu adalah fitrah manusia yang telah Allah berikah,,
Bahkan manusia pun terlahir dari CINTA...

Tapi jika dengan rasa itu malah membuatku sedih, kecewa, menangis oleh sesuatu yang tak seharusnya ditangisi...
Sungguh ya Allah, hatiku bahagia merindunya...
Aku pun tak ingin membuat orang lain kecewa dan sedih dengan tingkah lakuku, tentunya aku lebih baik membebaskannya dari hal seperti itu...
Mengapa?
Karena aku sangat peduli padanya...

Tentunya aku... bahkan ia...
Kami hanya ingin cinta yang halal...
Aku tak ingin dia bersedih melihat tingkahku yang masih seperti ini...
Cemburu, sedih, kecewa, aku ingin dia merasakan hal itu...
Aku tak ingin dia sakit karenaku...

Aku selalu berusaha untuk menahan diri
Agar aku dapat mengendalikan rasa rindu ini
Menahan semua kegalauan yang ada dihatiku
Aku hanya berdo'a didalam hati setiap rasa rindu itu datang...

Ya Allah...
Tolong pegangi aku..
Tolong pegangi hatiku
Jika dengan perasaan ini membuat hatiku terbebani,
dengan rasa sayang yang belum seharusnya...
Tolong bantu kuatkan aku ya Rabb....
Tolong bantu kuatkan ia juga...

Apa perasaanku salah ya Allah...
Jika memang dia baik untukku...
Tolong dekatkan kami ya Rabb...
Tetapi jika dia memang tak baik untukku,,
Jauhkanlah dia...
Hamba percaya...
Engkau Maha Mengetahui apa yang terbaik untukku... Juga untuknya...

Aku hanya ingin cinta yang halal...
Yang mendapat ridho dariMu
Bimbinglah hati kami ya Allah....

Sabtu, 11 Mei 2013

Aku Ingin Mencintaimu Karena ALLAH..

Wahai diri..
Jika memang kau mencintainya karena Allah
Cintailah dia dengan cara yang benar
Cintailah dia pada saat yang tepat

Ya Robb..
Aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan

Ya Robb..
Jika dia memang jiwa yang telah Kau pilihkan untukku, berikanlah kami jalan dan petunjuk
Jika dia memang takdir bagi ku, pantaskanlah dia untuku dan pantaskanlah diriku untuknya


Ya Robb..
Aku memilihnya karena sebuah keyakinan
Aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya
Aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya
Aku terima dirinya dengan seluruh apa yang telah Engkau berikan untuknya

Ya Robb..
Jika ada dua pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Jika ada sepuluh pilhan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Jika ada seratus pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
Dan jika hanya ada satu pilihan, dan tidak ada dia dalam pilihan itu…
Maka aku pun akan menerimanya sebagai pemberian terbaik dari Mu…
Aku tidak akan memaksakan diriku untuk memilihnya
Karena Engkaulah yang Maha Mengetahui
Karena Engkaulah yang Menciptakanku
Karena Engkaulah yang Memelihara diriku

Ya Robb…
Jika dengan menutup cinta ini yang menjadikan Mu Ridhlo kepadaku
Jika dengan mengorbankan perasaan ini Engkau menyelamatkanku
Di saat manusia tergelincir dari jalan-Mu
Maka aku serahkan cinta ini untuk Mu..
Sebagai wujud bakti ku pada Mu
Sebagai wujud syukurku pada Mu

Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qolbi ‘ala Diinika..
Aku yakin bahwa tidak ada Ketetapan Mu yang salah
Aku yakin bahwa semua Kehendak Mu sangat terukur
Buatlah aku mencintai pilihan yang Kau berikan
Buatlah aku setia pada pilihan yang Kau berikan
Buatlah aku menyayangi pada pilihan yang Kau amanahkan

Ya Robb..
Dengan segala Kekuasaan Mu
Dengan segala Kekuatan Mu
Dengan segala Keagungan Mu
Hamba mohon pada Mu,
Kuatkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa sempit
Tenangkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa berat
Sesungguhnya hanya dengan PertolonganMu, diri ini bisa menjalani semua ketentuanMu.

Ya Robb buatlah diriku mencintai Mu lebih dari segala makhluk yang telah Engkau Ciptakan
Ya Robb buatlah diriku mencintai Rosululloh, karena Engkau pun mencintainya(Rosululloh)
Inilah isi hatiku, inilah harapanku, inilah keyakinanku…
Aku tidak hanya mencintaimu..
Tapi aku ingin mencintaimu karena Allah
Aku ingin mencintaimu dengan cara yang benar
Aku ingin Alloh Ridhlo dengan cinta ini
Tak usah khwatir jika engkau adalah Qudrah dan Irodah Nya
Karena semuanya pasti akan terwujud, hanya waktu yang akan menjadi saksi kekuasaan Nya
Tak usah memaksakan jika dia memang bukan untuk diriku
Karena pasti aku bukan yang terbaik untuk mu

Sehebat apapun cinta ini…
Tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita, saat matahari hanya satu hasta di atas ubun2 kita
Karena yang terbaik adalah…
Kita menjaga perasaan dan keyakinan ini dengan sebersih-bersih ketauhidan
Kita diwafatkan bersama hamba-hamba yang berbakti
Hamba-hamba yang mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya untuk Tuhan nya
Semoga Allah mempertemukan kita kembali disatu tempat
Dimana para abid melihat Robb-nya dengan penuh keridhloan dan kebahagiaan
Kulakukan semua ini, karena aku mencintaimu karena Allah swt
Aamiin..

Ya Ilahi Rabbi... Apakah dia jodoh ku?

Ya Rabb,,
Apapun yang tlah Engkau rencanakan untukku, berikan keikhlasan dihatiku menerima semua takdirMu..
Aku punya banyak keinginan tapi tetap Engkau yg menentukan
Semua takdirMu adalah mutlak
Semua takdirMu nyata
Dan semua takdirMu adalah yg terbaik dan aku yakin itu
Namun ya Allah,,
Kali ini aku punya harapan besar padaMu
Aku titipkan hatiku ini pada Engkau
Hati dalam keadaan mengharap kebahagiaan dunia akhirat dariMu
Ini bukan kegagalan,,,
Kekecewaan yang sedang ku rasakan sudah menjadi jalan dariMu
Apalah yang perlu ku risaukan
Yang aku tau aku mencintaiMu dan aku mencintainya
Ya Allah...
Ampunilah dia yang telah memutus silaturahmi kami
Ampunilah dia atas segala kesalahan yang dikarenakan olehku
Ampunilah dia karena tidak menghargai cinta ini
Ampunilah dia yang aku sayang
Wahai Allah...
Aku tak ingin gara2 luka dan kekecewaan dihatiku ini menghambatnya menuju SurgaMu
Berikan aku keikhlasan ya Allah...
Aku tak ingin diakhirat kelak ia menunggu maaf dariku
Karena aku tlah memaafkannya sejak dulu...
Sesungguhnya semua kesalahan terletak padaku bukan padanya
Jadi ampunilah dia ya Allah....
Wahai Allah,,
Aku tau Kau tak pernah tidur
Aku tau Kau slalu dengar do'a2ku
Aku tau Kau pun menghitung setiap tetes air mataku yang menangisinya setiap malam
Aku mohon maafkan aku ya Allah
Maaf jikalau hati ini mencintainya yang belum halal bagiku
Bahkan mungkin ia tak akan pernah menjadi halal...
Ya Rabbi...
Mungkinkah ini jawaban atas do'a2ku selama ini
Mungkinkah keyakinanku selama ini salah
Mungkinkah hati yang kujaga slama ini tidak dgn org yg tepat
Ataukah semua kesetiaanku menantinya setahun terakhir hanya akan sia2...
Ya Allah...
Sesungguhnya aku masih berharap, kau kabulkan do'a yg ku panjatkan padaMu selama ini...
Namun,, Engkaulah yg lebih tau apa yg terbaik untukku,..
Kupasrahkan hidup dan matiku hanya padaMu ya Ilahi Robbi...
Ya Allah,,
Jika dia jodohku, dekatkanlah kami, satukanlah hati kami, berikan cinta kasih antara kami, izinkan kami bersama2 meningkatkan keimanan kami padaMu, mendekatkan diri denganMu, dan pertemukan kami dalam naungan suci pernikahan, serta jodohkan pula kami di Akhirat kelak..
Namun, jika dia bukan jodohku, hapuskan dia dari hatiku ya Allah, bawa dia jauh dari pandanganku, bimbing aku dalam kekecewaan yg teramat besar ini, dan jodohkan aku dengan yg lebih baik darinya. Sesungguhnya Engkau mengetahui yg tidak ku ketahui...

Sabtu, 26 Maret 2011

Hikmah Nenek

Ada seorang remaja wanita masih sekolah di kelas 2 SMA
Setiap hari ditugaskan untuk merawat neneknya…
Neneknya sudah lumpuh…
hidupnya hanya dihabiskan di tempat tidur


Suatu saat…
ia mulai protes karena ketidak adilan yang dirasakannya

Ma… gantian dong yang merawat nenek…
Masa setiap hari harus aku…


Kemudian mamanya memotivasi

Nak… merawat nenek pahalanya banyak…



Sesekali anak itu mau menuruti
Tapi disaat lain Ia mulai protes lagi…

Ma… gantian dong yang merawat nenek…
Masa setiap hari harus aku…
Kenapa mesti aku… kenapa tidak mama… kenapa tidak papa… kenapa tidak kakak atau adik yang merawat nenek… tapi kenapa harus aku terus!…


protesnya mulai keras
Mamanya memeluk sambil menangis…

Nak… kamu sudah besar… kamu benar-benar mau tau kenapa?...
Mau ma….

Dulu saat kamu masih umur 6 bulan…
Malam itu rumah kita kebakaran…
semua orang menyelamatkan diri dan barang-barang yang bisa diselamatkan.
Papa dan nenek menggendong kakak-kakakmu dan mama menggendong kamu…
setelah kita keluar semua…
papa bertanya mana bayinya?
Tanpa sadar ternyata yang mama gendong bukan bayi tapi guling kecil.
Kami baru sadar..
Tenyata kamu masih di dalam rumah… di lantai 2.
Tiba-tiba saja dari arah belakang…
lari menerjang masuk kedalam rumah…
Ternyata nenekmu nak…nenekmu…
lari memaksa masuk kedalam rumah…
kemudian naik kelantai dua…
setelah membawa mu…
nenek terjun dari lantai dua…
sambil menggendong kamu…
mulai saat itulah nenekmu lumpuh…


Anak itu terdiam sambil meneteskan air mata tanpa suara…
Mulai saat itu…
ia tidak pernah lagi protes saat disuruh merawat neneknya
Bahkan hari-hari nya dihabiskan untuk merawat neneknya…
ia sangat senang dan bangga bisa merawat neneknya…
ia bangga pada neneknya…
Tiada kesenangan melebihi kesenangan merawat neneknya.
Andaikan kita tau kenapa kita berbuat sesuatu maka pastilah kita akan bekerja dengan ikhlas, tekun dan serius


Suatu Saat kita akan faham…
Apapun akan kita lakukan untuk membahagiakan orang-orang yang kita cintai dan mencintai kita
Karena Allah mencitai kita dan kita mencintai Allah….

Semoga bermanfaat
Shared by Catatan Catatan islami Pages

Siapa Yang Cantik?

Siapa yang cantik? Kamu cantik? Saya? Atau dia?


Kalau di Bollywood mungkin kata mereka, Aishwarya Rai yang tercantik, atau di Hollywood, Paris Hilton adalah cantik pada pandangan mereka dan mungkin juga di Malaysia, Fasha Sandha yang tercantik.


Siapa agaknya yang dapat memberi definisi dan ciri-ciri tepat tentang apa yang dikatakan sebagai 'cantik'?


Cantik adalah sesuatu yang sangat subjektif. Setiap orang mempunyai definisi kecantikan masing-masing.

Mungkin bagi saya, cantik adalah begitu dan begini, tapi bagi anda, lain pula.


Tidak ada yang dapat memberi definisi tepat tentang cantik.


Mata lah yang akan mendefinisi cantik. Namun kini, menurut pendapat saya, Orang-orang barat sudah mempengaruhi definisi cantik pada dunia dan hampir seluruh dunia memakai definisi cantik ala orang barat.

Kadang kala, cantik juga didefinisikan mengikuti tempat, kaum dan budaya.


Kalau di barat sekarang, the thinner the better, tapi berbeda pula di Mauritania, Africa, the bigger the better.

Orang di barat berperang dengan anoreksia dan bulimia akibat kepingin kurus, sebaliknya di Mauritania, wanita mengamalkan 'makan paksa' sejak berumur 5-6 tahun untuk gemuk, agar menjadi cantik dan mudah mendapat jodoh.


Sungguh berbeda kan?

Definisi kecantikan yang sungguh berbeda.

Adajuga yang sanggup melakukan berbagai cara yang pada pandangan kita rumit dan tidak masuk akal tetapi pada mereka, itulah cantik!


Satu kaum di Thailand menganggap leher panjang itu cantik, lantas sejak dari umur 5 tahun lagi, mereka sudah dipakaikan gelang logam di leher agar leher mereka akan menjadi semakin panjang dan panjang agar mereka cantik dan mudah mendapat jodoh.


Di Sarawak, suku kaum Oran Ulu menganggap telinga panjang itu sangat cantik menurut mereka, semakin panjang semakin cantik.


Tapi kini, generasi muda sudah tidak lagi mengamalkan amalan ini. (Mungkin sudah ikut-ikut definisi cantik ala barat..hmmm)


Perlukah jadi cantik?

Di Mexico, kaum wanita menghabiskan separuh dari gaji mereka untuk kecantikan seperti ke salon, malah ada pula yang memakai pembayaran secara ansuran untuk pembedahan plastik.

Atau di Iran, pembedahan hidung sangat popular di sana.


Wanita Iran sanggup berkorban mengeluarkan banyak biaya demi mendapatkan hidung yang diidam-idamkan lantaran kata mereka, hidung mereka besar.


Tetapi saya tertanya-tanya juga, bukankah mereka Islam dan Islam melarang pembedahan plastik untuk tujuan kecantikan? Wallahualam.


Bayangkan betapa kepenginnya wanita-wanita ini mau kelihatan cantik.

Betapa pentingnya menjadi cantik pada seorang wanita itu.


Macam-macam sanggup dikorbankan, Uang, masa, Sakit yang perlu ditanggung demi cantik,
bahkan, hukum agama pun sanggup dilanggar demi cantik.


Tidak tahukah mereka kalau perbuatan mereka dilarang oleh agama, demi terlihat cantik mereka melakukan Plastic surgery, Botox, liposuction, gastric bypass dan banyak lagi yang lain demi makin cantik.


Walaupun mereka sadar akan efek samping dari tindakan ini, semua itu di kesampingkan, demi CANTIK.


Innallah jamil, wa yuhibbu jamal: Allah itu cantik dan suka akan kecantikan.


Kata mereka, apabila diri terasa cantik, barulah mereka percaya diri.

Saya juga setuju dengan ini, tetapi bukanlah dengan berkorban segalanya demi cantik.

Allah suka akan kecantikan, tetapi bukan lah dengan mengubah ciptaanNya.


Tambahan lagi, mereka yang ekstrem mau kelihatan cantik ini, bukanlah mau kelihatan cantik di mata Allah, tapi di mata manusia. Semuanya dilakukan agar kelihatan cantik pada manusia dan agar mendapat tempat di hati manusia.

Dulu sewaktu kecil, saya juga suka kelihatan cantik.

Kalau baju pink, maka seluruh badan perlu pink termasuk jepit dan pengikat rambut. Tapi kini, saya bukan perempuan yang terobsesi untuk cantik, karena pada saya, cantik bukan sekadar di wajah, tapi cantik itu dari akhlak dan keimanannya kepada sang Pencipta.

Cantik akan pudar walau coba dipertahankan, tapi akhlak itu hiasan yang kekal pada diri seorang wanita.

Wanita yang cantik akhlaknya, maka cantiklah luarannya.

Tiada guna mempunyai wajah seindah bidadari karena satu hari nanti, kita cuma akan menjadi tengkorak yang menakutkan.

Bukannya tidak perlu menjadi cantik tetapi, biarlah cantik itu karena Allah, dan definisi cantik itu juga perlu sesuai dengan Islam.

Janganlah sampai melanggar larangan agama demi kelihatan cantik.


Perbaikilah akhlak diri sekaligus, anda akan kelihatan cantik pada pandangan Allah dan pandangan manusia.

Bersyukurlah dan berpuas hati lah dengan karunia Allah kepada kita, dan gunakan ia sebaik-baiknya hanya keranaNya.


Tiada yang lebih indah pada ibu bapa selain anak-anak yang soleh solehah, tiada yang lebih bahagia pada seorang suami selain seorang isteri yang solehah dan tiada yang lebih bernilai pada Allah selain hambaNya yang soleh solehah.


== Dua Hal yang Membahagiakan ==

Dua hal yang tidak akan kekal pada diri seseorang adalah masa muda dan kekuatannya



Dua hal yang tidak akan berubah pada diri seseorang adalah tabiat dan bentuk tubuhnya



Dua hal yang tidak akan besar bersamanya adalah akal dan amalnya



Dan manusia tidak akan malu terhadap dua hal yaitu mengisi perutnya dan kebutuhannya



Manusia itu selalu malu pada dua hal yaitu mencuri dan berkhianat



Adapun dua hal yang bermanfaat bagi setiap manusia adalah akhlak yang bagus dan jiwa yang toleran



Dua hal yang membahayakan bagi setiap manusia adalah menghasat orang yang memperoleh nikmat dan dengki terhadap orang yang berwibawa



Dua hal yang apabila bertambah atau berkurang akan berakibat buruk pada seseorang

yaitu makanan atau minuman



Dua hal yang apabila bertambah tidak berbahaya tetapi apabila keduanya berkurang akan membawa kepada dampak yang lebih baik yaitu kebiasaan dan sikap ikut-ikutan



Dua hal yang apabila berkurang akan berbahaya jika bertambah akan memberikan dampak yang lebih baik yaitu ibadah dan ikhsan atau berbuat baik.



Dua hal yang membahayakan manusia secara materi tetapi memberi manfaat untuk orang banyak yaitu membelanjakan harta untuk kemuliaan dan mengorbankan jiwa ke jalan Allah.



Dua hal yang mendatangkan manfaat bagi manusia secara materi akan tetapi menimbulkan bahaya bagi banyak orang yaitu melindungi rahasia suatu profesi dan menyimpan atas keberhasilan suatu penelitian



Dua hal yang di sukai manusia yaitu harta dan keindahan



Dua hal yang tidak di sukai manusia yaitu kesewenang-wenangan dan kerusakan



Dua hal yang menyilaukan atau menyilapkan semua manusia yaitu hawa nafsu dan anak-anak.



Dua hal dimana manusia semua khawatir terhadapanya yaitu kemiskinan dan kematian



Dua hal yang selalu di buntuti oleh semua manusia yaitu halusinasi dan hayalan



Dua hal yang selalu di hindari oleh semua manusia yaitu penyakit dan kelaparan



Dua hal dimana manusia sangat suka melihatnya yaitu pahlawan dan para pelawak.



Dua hal yang selalu di harapkan manusia agar senantiasa ada dalam dirinya yaitu kesehatan dan kesenangan.



Dua hal yang suka di dengarkan manusia yaitu suara yang merdu dan berita yang mengembirakan.



Dua hal yang di mana semua manusia ingin mendapatkannya yaitu ketenaran dan pujian dari orang lain.



Dan yang terakhir......



Dua hal yang kelak manusia akan bertempat di akhir kehidupannya yaitu SURGA atau NERAKA.



Renungan Ustadz Anwar Anshory Mahdum

Shared and Edited by Catatan Catatan islami Pages

Cangkir kopi

Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mengunjungi professor kampus mereka yang sudah tua. Percakapan hangat segera terjadi dan pada akhirnya mengarah pada keluhan pribadi masing-masing tentang stress di pekerjaan dan kehidupan sehari-hari mereka.





Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan satu teko besar berisi kopi dan beberapa cangkir berbagai model seperti terbuat dari porselin, plastik, kristal, gelas biasa, dan bahkan beberapa di antaranya merupakan gelas sangat mahal dan sangat indah. Lalu sang professorpun mempersilahkan para mantan mahasiswanya itu untuk memilih sendiri gelas kopinya masing-masing.





Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, sambil menuang kopi untuk dirinya sendiri sang professorpun berkata: "Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah kalian ambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami."





"Pastikanlah bahwa cangkir itu sendiri sebetulnya sama sekali tidak mempengaruhi kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanyalah soal lebih mahal semata. Sedang dalam beberapa kasus, cangkir yang dipilih bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Padahal, apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukan cangkirnya. Namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain, dan biasanya, mulai merasa sangat terganggu bila cangkir di tangan kalian tidak seindah yang ada di tangan orang lain. Sekarang perhatikan hal ini: hati kita ini sebenarnya bagai kopi, sedangkan pekerjaan, kekayaan dan kedudukan adalah cangkirnya. Seringkali karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, akhirnya kita gagal untuk menikmati betapa sedap sebetulnya kopi yang disediakan oleh Tuhan untuk kita!"

Tidurlah Seperti Tidurnya Pengantin

Bismillaahirrahmaanirrahiim



Assalamualaikum warahmatullhi wabarakatuh



-----------------------------------------------------





Al-Bukhari telah meriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu, dia berkata: Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam,





"Apabila mayit — atau beliau katakan, seorang dari kamu sekalian- telah dikubur, maka datanglah kepadanya dua malaikat besar yg hitam kebiru-biruan. Yang satu bernama Munkar, dan yang lain Nakir. Keduanya berkata, "Apa yang telah kamu katakan tentang orang ini?" Maka dia katakan seperti yang senantiasa dia katakan, "Dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya."





Kedua malaikat itu berkata, "Kami telah tahu, bahwa kamu berkata seperti itu." Kemudian kuburnya dilapangkan seluas 70 hasta kali 70 hasta, kemudian diterangi ruangannya, dan dikatakan kepadanya: "Tidurlah."





Maka mayit itu bertanya, "Bisakah aku pulang kepada keluargaku, sehingga aku ceritakan kepada mereka?" Tapi kedua malaikat itu menjawab, "Tidurlah seperti tidurnya pengantin, yang tidak bisa dibanguanan kecuali oleh orang yang paling dkintainya."



Demikianlah, sampai kelak dia dibangkitkan Allah dari tempat berbaringnya itu dihari kiamat.





Adapun orang munafik, dia berkata, Saya mendengar orang-orang mengatakan sesuatu, maka aku mengatakannya pula, tapi saya tidak tahu." Maka kedua malaikat itu berkata, "Kami telah tahu kamu berkata seperti itu."



"Maka dikatakanlah kepada bumi: "Gulunglah dia." Maka digulungnya dia sampai berantakan tulang-belulangnya. Demikianlah dia selalu disiksa, sampai Allah membangkitkannya kelak dari tempat berbaringnya itu." (Kata AtTirmidzi, hadits ini hasan-gharib. Isnadnya hasan: Zhilal Al-Jarinah fi Takhrij karya Ibnu Abi Ashim (864) dan Ash-Shahihah (1391) karya Al-Albani ).





Demikian pula, Abu Dawud telah meriwayatkan dari Anas Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pernah masuk ke kebun korma milik Bani Najjar. Di sana beliau mendengar suara sesuatu. Beliau terkejut, maka beliau bertanya, "Siapa penghuni kubur-kubur ini?"





Para sahabat menjawab, "Ya Rasulullah, mereka adalah orang-orang yang meninggal di masa jahiliyah."



Maka beliau berkata, "Berlindunglah kamu sekalian kepada Allah dari siksa kubur dan fitnah dajjal."



Mereka bertanya, "Kenapa begitu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Sesunggulmya apabila orang mukmin telah diletakkan di dalam kuburnya, maka datanglah satu malaikat kepadanya, lalu berkata, "Apa yang telah kamu sembah?" Jika Allah memberinya hidayah, maka dia menjawab, "Aku menyembah Allah."





Lalu ditanya, "Apa yang telah kamu katakan tentang orang ini?" Dia jawab, "Dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya."



Hanya itu yang ditanyakan kepadanya, lalu dibawa ke sebuah rumah, yang semula akan diberikan kepadanya di dalam neraka. Tapi dikatakan, "Inilah yang semula akan diberikan kepadamu di dalam neraka, tetapi Allah telah memelihara dan merahmatimu, maka Dia ganti dengan sebuah rumah untukmu di dalam surga."





Mayit itu berkata, "Biarkan aku pergi memberitahuu keluargaku." Tapi dikatakan kepadanya, "Diamlah."



Adapun orang apabila telah diletakkan di dalam kuburnya, maka datanglah kepadanya satu malaikat. Orang kafir itu dibentaknya seraya ditanya, "Apa yang telali kamu sembah?" Dia jawnb, "Saya tidak tahu. Saya dulu hanya mengatakan seperti yang dikatakan orang-orang." Oleh karena itu dia dipukul dengan palu-palu besi antara kedua telinganya. Maka dia berteriak dengan teriakan yang terdengar oleh seniva makhluk, selain jin dan manusia.





Lalu bagaimana tidurnya para pengantin..?? yaitu sama sekali tidak berasa, tahu-tahu hari sudah pagi.



Begitulah gambaran orang yg mati didalam kubur dan baik amalnya ketika didunia,, dia menunggu didalam kubur hingga hari kiamat seperti tidurnya seorang pengantin. Wallahualam bi showab..





Barakallahufikum..semoga bermanfaat



Wassalam



-----------------



(Shahih: Shahih Al-Jami" (1930), dan Ash-Shahihah (1344) karya Al-Albani Rahimahumullah.)

Wahai HATI...

Ketahuilah olehmu...



Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia..

Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.



Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih..

Allah SWT sudah menghitung airmatamu.



Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja...

Allah SWT sedang menunggu bersama denganmu.



Ketika kau merasa sendirian dan sahabat-sahabatmu terlalu sibuk untukmenelefon...

Allah SWT selalu berada disampingmu.



Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...

Allah SWT punya jawabannya.



Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...

Allah SWT dapat menenangkanmu.



Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...

Allah SWT sedang berbisik kepadamu.



Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur...

Allah SWT telah memberkatimu.



Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...

Allah SWT telah tersenyum padamu.



Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...

Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.



Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap...

Allah SWT TAHU... .....



Dari Abdullah bin 'Amr r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda,

Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..

Hati Seorang Ayah

ada seorang anak wanita bertanya kepada ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.


Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah ayah kian berkerut-merut dengan badan ayah yang kian hari kian terbungkuk?”

Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang santai di beranda.


Ayahnya menjawab : “Sebab aku laki-laki.” itulah jawaban ayahnya.


Anak wanita itu berguman : ” Aku tidak mengerti.”


Dengan kerut-kening karena jawaban ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran.


Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian ayahnya mengatakan :

“Anakku, kamu memang belum mengerti tentang laki-laki.”


Demikian bisik ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.


Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri ibunya lalu bertanya :


“Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?”


Ibunya menjawab : “Anakku, jika seorang laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.”


Hanya itu jawaban sang bunda.


Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.



Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi.

Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali.


Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.


“Saat Ku-ciptakan laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. “


“Kuciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. “


“Kuberikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. “


“Kuberikan keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya.”


“Kuberikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. “


“Kuberikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya.Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap.Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara.”


“Kuberikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa istri yang baik adalah istri yang setia terhadap suaminya, istri yang baik adalah istri yang senantiasa menemani. & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka.


Walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi.”


“Kuberikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia.


Dan badannya yang terbungkuk agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggung jawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya.”

“Kuberikan kepada laki-laki tanggung jawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah amanah di Dunia & Akhirat.”


Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh.


Setelah itu dia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdoa, ketika ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan ayahnya.


” Aku mendengar & merasakan bebanmu, ayah…”


Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan ayah…



With love to all father ” Jika kamu mencintai ayahmu – sekarang merasa sebagai seorang ayah kirimlah cerita ini kepada orang lain, agar seluruh orang di dunia ini dapat mencintai & menyayangi ayahnya & dan mencintai kita sebagai seorang ayah.



Berbahagialah yang masih memiliki ayah.

Dan lakukanlah yang terbaik untuknya…


Berbahagialah yang merasa sebagai ayah.

Dan lakukanlah yang terbaik untuk keluarga kita…



Semoga bermanfaat


Shared By Catatan Catatan Islami Pages

♥~♥~♥ Terima kasih SAHABAT ♥~♥~♥

♥ Terima kasih Sahabat...,

Mungkin hanya itu yang bisa terucap sekarang, tidak lebih dan tidak kurang.

Terima kasih sahabat, telah menemani setiap hariku. Kau hiasi hidupku hingga penuh warna, suka-duka terlewati bersama. Meski aku jauh dari keluarga, denganmu sahabat aku berbagi segala penat yang melekat, meski pekerjaan seharian tidak terlalu berat.



♥ Terima kasih sahabat…,

Telah mengajariku tentang kehidupan, tentang kesabaran, tentang bagaimana mengelola dan menjaga hati. Ketika kau mengatakan, “Janganlah segala sesuatu ditanggapi dengan emosi”, itu yang selalu terngiang hingga hari ini. Namun, diriku tetaplah manusia biasa yang sering kesulitan menjaga emosi ini.



♥ Terima kasih sahabat…,

Telah bersedia memberi dan menerima nasehat, menjadi pemerhati dan pendengar yang sabar. Tak jarang diriku melakukan kesalahan, namun dengan bijak kau mengingatkan. Kau dukung aku dalam kebenaran dan mencegahku dalam tindak kemungkaran.



♥ Terima kasih sahabat…,

Kau ikut bahagia kala ku gembira, begitupun sebaliknya, empatimu ada saat kesedihanku menerpa. Kau temaniku di saat yang lain entah kemana. Ya Rabbii, terima kasih kau hadirkan sahabat sejati ini.



♥ Sekali lagi, terima kasih sahabat…,

Terima kasih telah menghingatkan aku menghadap Ilahi, setiap Dia memanggil. Kau utamakan aku untuk segera menuju Rabb-ku padahal itu makruh bagimu, mungkin kau belum tahu itu, atau mungkin kau begitu menghargai aku.



♥ Sahabat…semoga ikatan ini tercipta karena buah dari cinta kita kepada-Nya. Mudah-mudahan persahabatan ini akan membimbing hati-hati kita untuk lebih dekat kepada Allah Subhanahu wata’ala.



♥ Ya Allahu yaa Rabbii…,

Kuatkanlah persahabatan ini dengan ikatan-Mu yang suci. Kumpulkanlah kami ke dalam syurga-Mu bersama orang-orang yang saling mencintai karena-Mu.



♥ Ya Allah yaa Rabbii…,

Jadikanlah diri kami sahabat sejati bagi sahabat-sahabat kami, yang bisa saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. Jadikan persahabatan ini abadi hingga kehidupan setelah akhir nanti.

Amiin… amiin yaa Rabbal ‘Alamiin.....

Andai Kita Tidak Bertemu Hari Esok

Setiap kali bangun tidur dan membuka mata Yang terucap adalah kalimah SyukurBahwa Allah masih mengizinkan kita kembali menatap fajar.Merasai hembusan bayu pagi yang menyusup celah jendela,dan menemui kembali apa yang kita semalam sebelum mata terpejam.Semuanya masih seperti sediakala, tidak ada yang berubah.



Kemudian melangkahlah dengan iringan doa di bibir untuk meneruskan perjalanan kehidupan.Dengan bimbingan-Nya-lah kita ini tidak melangkah ke jalan yang salah.Tak menjamah yang bukan hak, tak melihat yang dilarang, tak menjamah yang tak halal, tak mendengar yang batil, dan tak banyak melakukan sia-sia.Karena setiap waktu yang dilewati pasti akan ditagih tanggung jawabnya.Lantaran semua jalan yang dilalui akan diminta kesaksiannyaatas diri kita. Dan, seluruh indera kita ini akan diminta berbicara tentangapa-apa yang pernah tercipta.



Setiap hari menangis,setiap hari meminta keampunan,tetapi setiap hari juga berbuat salah.Hari ini berbuat dosa,esok sibuk bersujud, meluluhkan air mata, menyusun kalimah doa,menganyam permohonan semoga Allah menghapuskannya - Jangan bertangguh lagi.Karena, entah sedetik kemudian kita ini tak lagi sempat memohon keampunan-Nya.Lupakah kita bahwa waktu begitu cepat berlalu.Lupakah kita bahwa menyesal di akhirat hanyalah kesia-siaan yang nyata?



Bagaimana jika hari esok tak pernah datang, Padahal baru saja seharian ini kita berenang di lautan dosa,belum sempat menghapus noda hari ini,kelmarin, sebulan yang lalu.Bagaimana jika Allah tak berkenan membukakan mata kita setelah sepanjang malam terlelap?Bagaimana jika pertemuan dan keriangan bersama keluarga semalam adalah yang terakhir kalinya buat kita.Ketika esok harinya roh ini melihat seluruh keluarga menangisi jasad kita yang terbujur kaku berselimut putih.



Sesungguhnya banyak manusia yang takut kepada Allah, setelah melihat dosa-dosa yang dilakukan orang lain.Tetapi sayangnya; mereka tidak merasa hal itu saat melihat dosa-dosa yang dilakukan sendiri.Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,Siapa di antara kita yang kuat menahan malu,andai kita tahu senarai kesalahan, kederhakaan, kemaksiatan, dan pelanggaran yang telah kita lakukan?Siapa di antara kita yang mampu menahan rasa hina tiada tara, jika kita mengetahui catatan perilaku buruk yang sudah kita lakukan?Hidup yang kita lalui ini terlalu singkat. Tapi siapa yang kuat menahan penyesalan akibat keburukan dan dosa yang kerap kita lakukan berulang-ulang?



Wahai sekalian hamba Maha Pencipta, Mari tadahkan tangan, kita sama-sama berdoa :"YA ALLAH, JADIKAN KEDUDUKAN BATINKU LEBIH BAIK DARIPADA KEDUDUKAN LAHIRKU. YA ALLAH, AKU BERLINDUNG PADA-MUDARI MENGANGGAP DIRIKU BESAR, TAPI ENGKAU MENGANGGAPKU KECIL YA ALLAH, AKU BERLINDUNG DENGAN REDHA-MU DARI KEMURKAAN-MU, AKU BERLINDUNG DENGAN MAAF-MU DARI AZAB-MU".

10 Arti Senyum

1. Senyum membuat Anda lebih menarik.

Orang yang banyak tersenyum memiliki daya tarik.

Orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang.

Orang yang selalu merengut, cemburut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman. Dipastikan orang yang banyak tersenyum memiliki banyak teman.




2. Senyum mengubah perasaan

Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum.

Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik.

Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah..




3. Senyum menular

Ketika seseorang tersenyum, ia akan membuat suasana menjadi lebih riang.

Orang disekitar Anda pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia



4. Senyum menghilangkan stres

Stres bisa terlihat di wajah.

Senyuman bisa menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih.

Ketika anda stres,ambil waktu untuk tersenyum.

Senyuman akan mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih.



5. Senyum meningkatkan imunitas.

Senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik.

Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks.

Menurut penelitian, flu dan batuk bisa hilang dengan senyum.



6. Senyum menurunkan tekanan darah

Tidak percaya? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat lagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa.

Tekanan darah saat Anda tersenyum pasti lebih rendah.



7. Senyum melepas endorphin, pemati rasa alamiah, dan serotonin

Senyum ibarat obat alami.

Senyum bisa menghasilkan endorphin,pemati rasa alamiah, dan serotonin.

Ketiganya adalah hormon yg bisa mengendalikan rasa sakit.



8. Senyum membuat awet muda

Senyuman menggerakkan banyak otot .

Akibatnya otot wajah terlatih sehingga anda tidak perlu melakukan face lift.

Dijamin dengan banyak tersenyum Anda akan terlihat lebih awet muda.



9. Senyum membuat Anda kelihatan sukses

Orang yg tersenyum terlihat lebih percaya diri,terkenal, dan bisa diandalkan.

Pasang senyum saat rapat atau bertemu dengan klien.

Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih baik.



10. Senyum membuat orang berpikir positif.

Coba lakukan ini : pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pasti susah.

Penyebabnya, ketika Anda tersenyum,tubuh mengirim sinyal "hidup adalah baik".

Sehingga saat tersenyum, tubuh menerimanya sebagai anugerah

Rabu, 16 Februari 2011

Wahai anda yang bernama LELAKI Jadilah seorang lelaki yang.....

Jadilah seorang lelaki yang beriman,

Yang hatinya disalut rasa taqwa kepada Allah,

Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Islam,

Yang sentiasa haus dengan ilmu,

Yang sentiasa dahaga akan pahala,

Yang solatnya adalah maruah dirinya,

Yang tidak pernah takut untuk berkata benar,

Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu,

Yang sentiasa bersama kumpulan orang-orang yang berjuang di jalan Allah.

Jadilah seorang lelaki,

Yang menjaga tutur katanya,

Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya,

Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya,

Yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang penyayang,

Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang.

Jadilah seorang lelaki,

Yang menghormati ibu bapanya,

Yang sentiasa berbakti kepada orang tua dan keluarga,

Yang bakal menjaga kerukunan rumahtangga,

Yang akan mendidik isteri dan anak-anak mendalami Islam,

Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan,

Kerana dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat.

Jadilah seorang lelaki,

Yang sentiasa bersedia untuk menjadi imam,

Yang hidup di bawah naungan al-Quran dan mencontohi sifat-sifat Rasulullah,

Yang boleh diajak berbincang dan berbicara,

Yang menjaga matanya dari berbelanja,

Yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat Allah ke atasnya.

Jadilah seorang lelaki,

Yang tidak pernah membazirkan masa,

Matanya kepenatan kerana membaca al- Quran,

Suaranya lesu kerana penat berzikir,

Tidurnya lena dengan cahaya keimanan,

Bangunnya Subuh penuh kecergasan,

Kerana sehari lagi usianya bertambah kematangan.

Jadilah seorang lelaki,

Yang sentiasa mengingati mati,

Yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat,

Yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja dan dijaga,

Agar berputik tunas yang bakal menjaga baka yang baik,

Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian.

Jadilah seorang lelaki,

Yang tidak terpesona dengan buaian dunia,

Kerana dia mengimpikan syurga Allah.